Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Februari 2019

Bimtek Wisata Kuliner dan Belanja


Bimbingan Teknis Pengembangan Wisata Kuliner, 7-8 Feb 2019

Entah gimana nyasar ke kuliner. Lebih tepatnya wisata kuliner.
Jogja masuk dalam prioritas Kementerian Parwisata untuk bidang wisata kuliner di samping Ubud dan Bandung.
Bangga dong untuk Jogja.

DAY1
Jadi di sini kami belajar membuat paket yang isinya makan dan makan. Makanan khas Jogja dengan sejarah dan cara memasaknya yang unik.
Itu daya tarik yang kita jual.



Di sisi lain kita juga bisa mengikutsertkan wisata belanja. Karena Jogja juga banyak tempat berbelanja batik, perak, bakpia, gerabah, kerajinan, kulit, dll.

DAY2
Praktek Lapangan
Kami berkunjung ke Kopi Luwak – Kerajinan Perak Kotagede
Oh iya selama diskusi, kami berada di meeting room Grand Aston Hotel. Kami berangkat menggunakan micro bus untuk praktek lapangan.

Kopi Luwak Mataram
Lokasi : Jl. Pelemwulung No.15 Banguntapan Bantul




Di sini free. Bisa lihat luwak/musang, biji kopi, dan minum kopi, serta berbelanja kopi luwak.

Perak Kotagede
Biaya : Free





Bisa melihat proses pembuatan kerajinan dari perak (gantungan kunci, anting, cinci, miniature, dll)


Overall acara ini sangat bermanfaat untuk berdiskusi dan mengembangkan pariwisata Jogja. Terimakasih Kemenpar



Selasa, 20 November 2018


Ayukkkk.. Refreshing lagi…
Kini aku ajak ke daerah Panggang, Gunungkidul.
Kita kulineran dan spot photo di daerah ini.
Yaitu ke Kopi Panggang dan Watu Payung.
Kalau daerah kota jogja sekitar 1 jam ke arah selatan Jogja.
Menuju arah Imogiri Timur. Terus ke siluk, dan ke arah Panggang


Kopi Panggang
Lokasi :
 Jl. Siluk Panggang, Sumber, Girisuko, Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55872
Nanti dari depannya sudah sangat terlihat mobil sport di gantung di atas.
Letak nya lebih tinggi dari jalan aspal.
Kalau aku bilang sih ini semacam Kopi Klotok.. hehe



Menu makannya juga mirip semacam nasi thiwul, nasi merah, sayur Lombok ijo, sayur lodeh, ayam kampung, tahu tempe bacem, pisang goreng.
Harga nya standard

WATU PAYUNG

Hari semakin sore. Langsung menuju ke Watu Payung. Letaknya 10 menit dari Kopi Panggang.
Masuk ke perkampungan. Tapi jalan sudah bagus dan beraspal lebar.
Pemandangan juga indah.


Tiket masuk : Rp 5000 untuk 1 motor isi 2 orang
Di sini ada beberapa spot foto. Jika berfoto cukup memberikan donasi.
View nya cantik. 




Perbukitan dengan pandangan alam yang lebar dan sudah sore hari. Jadi sepi pengunjung. Jadi malah private place.




Rabu, 10 Oktober 2018

Restoran Abhayagiri


10 Oktober 2018
Haii…
Kali ini kembali membolang… tapi masih urusan kerjaan.
Siang makan siang di sate pak pong jejeran.
Lalu langsung menuju Restoran Abhayagiri.
Rute dari Sate Pak Pong ke Abhayagiri cukup ruwet. Kita jajan jambu dalhari dulu. 25.000/kg.
Jajan 2 kilo. 10 menit pun habis.


Restoran Abhayagiri
Mau ke Abhayagiri sempat tersesat di jalan buntu. Ternyata jalannya dari Candi Prambanan kearah selatan. Nanti ada plakat Candi Sojiwan. Nah masuk gapura itu. Nanti ada petunjuk arah masuk ke Abhayagiri.
Nanti menuju perbukitan dan semakin menanjak.





Jadi ini adalah restoran dengan view yang cantik.
Lunch Buffet publik : Rp 200.000/orang