Tampilkan postingan dengan label Malaysia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Malaysia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 September 2018

3D/2N KUALA LUMPUR FOR WORKING


Hai September….
Balik lagi di acara kerjaan di Malaysia.
03-05 September 2018

Setahun 2x ke Malaysia karena urusan kerjaan. Kali ini aku bakal bercerita tentang bagaimana aku pertama ke KLIA1 (Karena sebelumnya KLIA2 terus bray) haha.
Dan try for the first time skytrain di Jakarta.

DAY 01/ 03 Sep 2018
By Air Asia Jogjakarta- Kuala Lmpur jam 1145-1520
Berangkat bersama teman travel agent di Jogja..
Delay 1 jam. Di pesawat aku dapat makan. Why? Karena aku sudah preorder makan. Pesan nasi lemak Pak Nasser..



Serius ngantuk sekali… di pesawat tidur………


KLIA2
Sampai di sini top up alias beli kartu local. Langganan sih karu digi. Inginnya beli paketan 3 hari aja. Tapi gak ada paketannya. Minimal paketannya 7 hari = RM 20 – 9GB internet



Selepas itu kita makan di langganan Yong Tofu..


Terus kita beli tiket bus ke KL Sentral



KLIA2 – KL Sentral = RM 12/pax
Naik bus sekitar 1 jam
KL Sentral – Hotel Leo = by grab car = RM 10
Sampai hotel pun sudah malam pukul 20.30
Di hotel proses check in, taruh koper langsung keluar cari makan.
Pokoknya kalau di Malaysia mah kerjaannya makan terus…haha
Makan di kedai langganan “TOM YUM MILAH”


Rasa dan harga sudah tak di ragukan.
Pesennya tom yum seafood, telur dadar, dan ca baby cailan ikan masin.

DAY 02 / 04 Sep 2018
Kalau ini baru kerja beneran.
Hotel  Leo Palace – Hotel Doubletree by Hilton naik grab
Ternyata hotel ini terletak di dalam mall.



Jadi ini adalah acara Kementrian Pariwisata Indonesia. Kementrian menfasilitasi tempat acara. Yang join Seller Indonesia (Travel agent di Indonesia dari Jogja, Bali, Jakarta, Bandung, Surabaya, Aceh, Padang). Kami akan mempromosikan wisata masing – masing kepada travel agent Malaysia.
Acaranya dari siang sampai malam. Kita menjelaskan dengan jelas dan menarik
Walalupun terlihat mudah seperti itu tapi capek juga gais….

DAY 03 / 05 Sep 2018
Yukk bangun pagi.. Pulang ke Jogja.
Pukul  06.00 wake up
Pukul 07.00 breakfast
Pukul 08.00 leave hotel, process to KL Sentral
Pukul 08.15 arrived at KL Sentral
Pukul 08.00 – 09.00 to KLIA 1 by bus = RM 12/pax
Udah sendirian kayak orang ilang, seret koper sendiri. Dan di sini ketemu sama ibu asal Bandung. Ternyata flight beliau ke Jakarta sama persis kayak saya.
Asyikk ada temen… dia di anter sama suaminya sampai airport KLIA 1 aja.

KLIA 1
Ini pertama bagi saya ke KLIA1 (ndeso ya). Karena naik Lion Air. KUL-JKT-JOG. Kenapa transit Jakarta dulu? Karena cari yang murah bray…haha



By Lion Air KUL JKT jam 13.00 – 1405  Terminal 2E
By Lion Air JKTJOG jam 17.00 – 1810 Terminal 1A

KLIA1 ini bandara maskapai maskapai selain Airasia.
Bandaranya gede banget. Langsung naik lift dan pencet angka 5 (Departure).
Bermodal gate pada boarding pass sampai juga kok ke waiting room.
Petunjuknya super jelas. Untuk ke waiting room kita naik skytrain .

Sampai di Jakarta aku  masih sama Ibu asal Bandung ini. Aku juga bantuin bawa belanjaan ibu ini. Gak tega sih. Tasnya tentengan semua. Dan berat.
Karena connecting flight dan beda terminal aku sengaja gak taruh koper di bagasi.
Beruntung sih transit Jakarta, karena pengen cobain skytrain di Soetta airport.
Sampai di Jakarta ontime. Namun harus masuk imigrasi untuk cap paspor. Kok kayaknya waktu makin mepet ya.. alhasil aku pamit sama ibu itu, gak bisa bantu bawa barang di lagi.
Aku langsung meluncur dengan kecepatan kaki seribu. Di Tanya pas exit sama petugas
“Mana Imigration form”
“Tadi gak di kasih pak”
“Flight dari mana?”
“Lion dari KL”
“Ow ya udah”
Saya di lepas. Haha

Saya langsung keluar untuk mencari Skytrain. Petunjuknya sudah sangat jelas. Naik ke Skytrain building. Ternyata eskalatornya tinggi curam juga.


Di sana ada 2 platform, kearah Terminal 3 atau Terminal 1. Kita jangan sampai salah platform ya.
Di layar ada detail berapa menit sampai dan di mana platform kita akan naik. Platform A atau B. Kalau tidak jelas, di sana ada petugas. Jangan segan untuk bertanya.
Saat skytrain tiba. Petugas akan berteriak untuk memberi informasi.
Dan…Taraaaaaaaaaaaaa… seperti inilah






Berukuran tidak terlalu besar, dan berjalan pelan…hehe

Terminal 2-Terminal 1 by Skytrain ( 7 menitan)
Dan sampailah ke Terminal  1
Dan sangat lapar  dan haus gais….
Aku makan ayam pop (makan kayak kesetanan alias terburu – buru) Makan 15 menit aja..haha
Terminal 1A mah paling ujung..kesiksa banget dah
Pukul 15.30 sampai di waiting room. Amannnnnnnnnnnnn…

Yah intinya kerja dadakan 3 hari seperti itu gais… capek di jalan. Gonta ganti transportasi umum. Intinya kalian harus tau jarak dan kendaraan apa. Spare waktu.
Karena setiap tempat punya kejutan tersendiri. Tambah pengalaman kita…



Senin, 19 Maret 2018

KUALA LUMPUR FOR WORKING, 5DAYS/4NIGHT


KUALA LUMPUR, 5D4N
Hai…hai 2018….
Udah jalan aja 3  bulan ..
Tahun 2018 berjalan dengan cepat.. dan waktu untuk piknik pun hampir tak ada..
Kali ini aku bakar share cerita aku bukan tentang liburan, tapi aku bakal share tentang sales trip alias Tourism  Fair di Kualalumpur, Malaysia.
Namanya MATTA FAIR

Matta adalah The Malaysian Association of Tour and Travel Agents
Fair adalah Pameran
Jadi MATTA Fair adalah acara pameran wisata yang di adakan oleh perkumpulan travel agent di Malaysia.
Lokasi : PWTC (Putra World Trade Center)




Alamat :41, Jalan Tun Ismail, Chow Kit, 50480 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Malaysia
Tinggi: 175 m
Lantai : 40
Open: 2 September 1985

Date : 16-17 March, 2018
Time    : 10.00 – 21.00

Jadi Kementrian Pariwisata Republic Indonesia membuka booth di sana. Tepatnya di Hall 3
Karena setahu saya PWTC ini terdiri dari 4 hall. Hall nya sangat lah besar dan luas. Tempatnya juga full AC. Semua lantai berkarpet merah.
Kalau di bandingin sama JEC (Jogja Expo Center) sangatlah berbeda jauh.

Jadi di MATTA FAIR ini
Travel agent membuka booth mereka untuk berjualan produk mereka
Negara – Negara mempromosikan highlight negara mereka
Seperti negara : Indonesia, Thailand, Korea Selatan, Jepang, Australia, China, dll

Mereka menghias booth mereka dengan sangat cantik. Local local agent tersebut menjual paket paket tour ke luar negeri dengan penawaran menarik. Dan jika mampu deal pada saat itu, mereka akan memberikan hadiah travel bag, koper, free upgrade room, dll

Jadi di sinilah tempatnya orang – orang Malaysia berburu paket wisata promo.
Karena budaya mereka memang seperti itu, mereka sudah mengagendakan liburan bersama tiap tahun. Dan pastilah event ini akan selalu di penuhi oleh calon wisatawan.
Tentunya jika event seperti ini di adakan di Indonesia, sepertinya tidak akan berjalan. Karena di negara kita tidak ada budaya berwisata tiap tahun bahkan budaya berpergian ke luar negeri.

Budaya kita tiap tahun adalah mudik ke rumah orang tua dan sanak saudara. BETUL BUKAN?
Itu saja bermodal tiket war dan memakai kendaraan sendiri. Tidak ada yang menjual Paket Mudik kan?? Semisal include makan opor, bercengkrama bersama keluarga. TENTU TIDAK ADA.
Karena kebersamaan bersama keluarga tidak dapat di hitung dengan waktu dan biaya..EAAA..
Itulah sedikit tentang MATTA FAIR DI KUALA LUMPUR..
Berikut perjalanan aku menuju WONDERFUL INDONESIA
Mempromosikan Wisata Indonesia kepada dunia

MARCH 15-19, 2018
DAY1 / MARCH 15 : Jogjakarta – Kuala Lumpur By Air Asia
Lagi – lagi air asia. Air Asia ialah maskapai yang pertama aku terbang saat tahun 2016.




Aku tidak lah terbang sendiri. Ada 6 hotel dan 6 travel agent dari Jogja. Kami berangkat bersama.
Bayangkan ramenya aja gais…
Yuk ikutin perjuangan kita. Membawa Jogja Istimewa ke Wonderful Indonesia ke kancah dunia.

Adisucipto Airport
Seperti biasa bandara kecil ini sangatlah padat. Di penuhi oleh orang – orang yang akan melakukan perjalanan jauh.




Aku orang yang tiba pertama. Ku tengok – tengok yang lain tak terlihat.
Dan akhirnya mereka muncul satu per satu. Ku bagikan boarding pass dan bersiap terbang…
In Flight
Kita beli flight ticket sudah termasuk makan dan bagasi. Dan dapat makan chicken basil seperti ini.

Perjalanan sekitar 2 jam. Berangkat bersama 2 group Jemaah umrah. Harusnya saya duduk di window seat, tapi tempat duduk saya di pakai oleh ibu Jemaah umroh itu.
Alhasil saya duduk di tengah. Sebelah kanan ibu  - ibu umroh,sebelah kiri mbak – mbak bule.
Nikmati aja….

KLIA2 (Kualalumpur Internaional Airport2)
Mendarat lagi di sini. Terakhir ke sini bulan Agustus 2017, saat itu hanya transit saja untuk menuju Bangkok.
Tujuan pertama adalah beli local simcard
Kami membeli digi. Seharga RM 20 dapat kouta 2 GB berlaku untuk 1 minggu.
Setelah itu makannnnnnnnnnnnnnnn

YONG TAU FO





Ini makanan yang selalu aku makan di airport kalau lagi di KLIA2. Karena sangat menarik bisa pilih kuah soup atau tom yum
Selepas itu kita muter – muter KLIA2 sambil nunggu temen yang dari Bali. Window shopping di Vincci, Hush Puppies, dan muter – muter gak jelas.
Sampai pukul 17.00 kita baru di jemput dengan bus dan menuju hotel



Asli jalanan KL macet parah di tambah jam pulang kerja. Dan kebetulan aroma dalam bus tidak sedap, jadi sepanjang perjalanan saya menutup hidung saya.
Dan menutup mata saya, lelah dengan kemacetan ini. Bagaimana bisa mereka bertahan dengan kehidupan yang macet ini?

LEO PALACE HOTEL
Butuh waktu 3 jam untuk sampai di hotel ini. Letaknya sangat dekat dengan PWTC, cukup berjalan kaki.
Di sini sudah termasuk hotel bintang 3. Namun kalau di Jogja, kita kategorikan hotel bintang 2.
Lobby dan lift nya cukup kecil. Kalau kamarnya standard sih. Antara kamar dan toilet terpisah kaca transparan(hihi geliii)

Setelah hanya taruh koper di kamar, kita langsung cek ke venue untuk ambil kaos yang di berikan oleh kementrian.
Gilak broooo…ternyata memang venue nya lus panjang lebar. Jalan di dalam venue nya aja bakal lempohhh…
Dan wow booth Indonesia… bertema kapal pesiar..sekitar 30 industri pariwisata berjualan di booth Indonesia.




Dinner
Kita dinner di warung semacam lesehan. Namun bukan lesehan juga, karena semua pakai kursi. Tapi tempat makan ini hanya buka saat malam.


Aku memesan ca baby kalian ikan masin. Rasanya sangat enak dan segar.

Selepas itu kita berkeliling berburu durian.
Kita di ajak ke pusat makan durian. Nama tempatnya apa ya?? Sedikit lupa…haha
Yang saya ingat durian nya mantap sekali rasanya.
Jenis duriannya namanya MOUSANG KING dan UDANG MERAH







Di sini durian di jual kiloan, bukan per 1 buah durian.
1kg : RM 30 (Rp 90.000)
Sangatlah mahal bukan !! kalau di Jogja udah dapat 3 bulatan utuh durian.
Tapi mengenai rasa mousang king dan udang merah ini JUARA!
Mousang king mempunyai biji durian yang pipih, buahnya tebal. Rasa duriannya manis da nada rasa pahitnya.
Kalau Udang merah memiliki biji yang lebih besar namun rasanya lebih tajam.
Kita ingin makan banyak – banyak, namun uang bisa terkurang di hari pertama dong..hiks..hikss
Say good bye for durian…
Time to take a rest…

DAY 2/ MARCH 16, 2018/ MATTA FAIR 1st day
Sebelum berjuang. Jangan lupa sarapan. Oh iya yang unik di sini. Buahnya ada apelnya..hehe
Kan kalau di Jogja buahnya hanya melon, semangka, dan papaya.
Menuju venue… sudah banysk orang menenteng tas hijau. Yap memang!
Setiap pengunjung MATTA Fair akan di kenakan biaya masuk RM 4/orang (Rp 12.000/orang).
Nanti akan di berikan totte bag dan gelang kertas sebagai penanda. Karena terselenggara 3 hari beruntun, pihak menetapkan warna totte bag yang berbeda
1st day: Hijau
2nd day: Coklat
3rd day: Hitam

Gunanya untuk menghindari kecurangan pengunjung..hehe
Dan tema seragam yang di kenakan di Kementrian Pariwisata Indonesia:
1st day: Pakaian Batik
2nd day: Baju adat daerah masing - masing
3rd day: Seragam kaos merah Wonderful Indonesia

Kenapa baju daerah masing – masing. Tentunya untuk menarik dan unik. Why?
Karena di Booth Indonesia ada industri dari Jogja,Bali, Bandung, Aceh, Medan, dll.
Tau kah kamu?
Di sini kita seperti jualan kayak di Mall itu lho… bagi – bagi brosur promo andalan kita. Kalau ada calon wisatawan yang tertarik. Kita bisa explain sambil menunjukkan gambar yang cantik – cantik. Biar calon wisatawan itu tertarik.
Intinya lelah berdiri, menjelaskan sampai berbusa dan bermulut manis..haha
Dari destinasi di Indonesia, mereka tertarik Bali, Lombok, dan Jogja. Bisa di bilang itu objek wisata yang selalu naik daun.
Terutama Jogja, makin banyak objek wisata baru dan menarik di Jogja.
Kita juga berkenalan dengan local agent Malaysia. Kebetulan saya joint booth dengan loca agent Malaysia dan Bali
Jadi sekitar 6 orang dalam sekat booth kami. Teriak teriak..
JOGJA…JOGJA…
BALI…BALI…



Pokoknya jualan penuh semangat. Kita hanya bisa keluar buat ke toilet dan makan siang.
Makan siang keluar venue. Warung nya ramai sekali. Sekali makan sekitar RM 15(Rp 45.000).
Selepas itu, harus balik venue lagi untuk bekerja dan berdiri.





Akhirnya pukul 21.00 berdentang. Mari pulang. Kita memutuskan dinner bersama di Warung Minah
Karena berkumpul bersama. Lelah pun, wajah masih cerah..LOL

DAY 3/ MARCH 17, 2018/ MATTA FAIR 2nd  day
Kali ini pakai pakaian adat. Aku hanya pakai baju semi kebaya. Bawahan celana hitam.





Ada juga teman saya yang benar – benar pakai kebaya dan bawahan jarik. Salutttt… total…..
Ada juga teman saya yang tidak mendapatkan informasi peraturan penggunakan seragam, dia hanya pakai pakaian biasa.
Overall cara berjualan masih sama. Hanya kekuatan kaki yang kian melemah.
Siang nya kita menuju SUNWAY MALL. Itu udah sekitar pukul 3 sore.
Letaknya sekitar 400 meter dari venue. Lumayan juga sih kalau jalan. Apalagi pakai pakaian adat. Okelah PD PD aja..
Namanya juga mall kan, makan sedikit mahal. Tempat nya juga udah penuh. Kita harus antri untuk makan.

Akhirnya masuk ke salah satu food court. Aku pilih menu chicken butterfly. Macam ini lah bentuknya. Jadi ayamnya itu bisa enak dan empuk. 




Aku kira sauce kayak barbeque gitu, ternyata rasanya terlalu masam. Tapi taka da pilihan lain. Habis juga itu ayam. Bahakan saya menghabiskan kentang goreng milik kawan saya. LOL

Selepas itu, kerja kerja dan kerja lagi…
Walaupun belum dapat client. Aku tetep semangat. Teriak teriak suara sampai habis. Pokonya jangan lupa bawa air minum kalau pas di venue.




Sampai hafal semua materi daya tarik Jogja…haha
Oh iya tgl 17 Maret di Indonesia libur ya.. Pas Hari Raya Nyepi…
Ouwhhh.. iri rasanya…
Malamnya lebih heboh lagi.. kita di traktir kawan lama di Malaysia. Keluar pukul 22.00. ternyata tempat yang di tuju sudah mau tutup. Dan pergilah kita di tempat yang agak jauh. Perjalanan sekitar 45 menit.

Restaurant seafood
Jadi di sini di sajikan dengan cara kembulan. Cukup menarik. Dan langsung berkata “WOW”
Ada 3 macam kerang. Ikan, cumi, kepiting, dan jagung manis.





Dan makan malam pukul 00.00
Rekor memang. Mana pernah saya makan tengah malam begitu. Memang selama di KL ini pola makan jadi hancur berantakan. Breakfast pukul 9. Makan siang pukul 5, dan makan malam pukul 23.00

Selepas itu balik ke hotel. DANNNNNNNN
PIJET REFLEKSI…………….Pukul 01.30
Hebat bukan…….
Untuk sebelum makan malam sudah mandi, jadi pukul 2 pagi bisa tidur malam? EH?? Jam yag aneh, atau kegiatan saya yang aneh.
LUPAKAN!!

BISMILLAH..
DAY 4/ MARCH 18, 2018/ Last day MATTA FAIR  day
Pakai kaos seragam Wonderful Indonesia





Menurut ini hari yang luar biasa.
Di hari terakhir ini juga baru dapet client. 1 keluarga 4 orang. Mereka sangat tertarik Pantai Timang. Dan DEAL…..
Rasa nya lega, perjuangan 3 hari tak sia – sia.

Sampai sampai gak bisa meninggalkan booth untuk makan. Banyak sekali client berdatangan dan bertanya – tanya.
Tiap mau janjian makan siang sama kawan, ada client yang datang.

Dan badan sudah sangat lemas rasanya. Pukul 7 malam baru sempat keluar makan. Di sana pukul segitu msaih terang. Untuk menunggu pesananan datang, kami tak mapu berbicara apa lagi tertawa. Sudah tak memiliki energy.
Pesanana pun datang. 




Ca kalian dan jamur. Aku suka sekali sambal di sini. Ukuran pedas sedang dan rasanya segar.

Selepas itu lanjut kerja lagi.

So intinya MATTA Fair ini acara pameran wisata yang potensial banget. Karena budaya Malaysia memang begitu.

DAY 5/ MARCH 19, 2018 (KL-JOGJA)
Seriusan ini 5 hari gak kemana – mana. Full kerjaan , itu aja udah lelah habis. Bagian kaki udah senut – senut. Untung samping lobby itu ada mesin pijat. Tiap ada waktu luang pasti untuk pijat.
Mesin pijat seluruh badan : RM 1 untuk 3 menit
Mesin pijat kaki : RM 2 untuk 8 menit
Hari ini udah balik lagi ke Jogja. Belum sempat membeli oleh – oleh. Alhasil ke mini market dekat hotel. Ke KK mart. Di sana niatnya beli Milo dan coklat aja.

Lebih mahal. Ya udah beli deh, sekalian packing juga.
Setelah itu check out dan menuju KLIA2… Dan tiba di Jogja dengan selamat……..




Sabtu, 29 April 2017

Sales Mission 3 Kota in Malaysia



April 25-29, 2017

Kali ini aku mau bercerita menegenai pekerjaan saya.
Bergelut di tourism industry. Bisa di katakan begitu.
Kementerian Pariwisata sedang giat-giatnya mempromosikan wonderful Indonesia. Memenuhi target Presiden RI 17 juta wisatawan luar negeri ke Indonesia.
Tentu tugas yang sangat berat. Oleh karena itu, kami pelaku pariwisata turut andil menggeret turis asing ke Indonesia.
Event Kementerian Pariwisata kali ini ke wilayah Asia Tenggara, tepatnya Malaysia.
Event kita tidak di pusat Kuala Lumpur. Kita akan tourism sales mission ke 3 kota yaitu Seremban, Malaka, dan Johor Bahru.
Kalau gak tau kota mana itu, kalau bisa di ibaratkan itu adalah Solo, Jogja, dan Semarang. Hehe
Event nya 3 hari berturut  turut (Apr 26,27,28)

Dan saya pun di tugas kan berangkat kesana satu minggu sebelum event..
Saya harus cari flight schedule, accommodation terdekat dengan venue, brosur, dll.
Dengan giat dan cekatan aku dah cetak tikat *sebelum harga mahal*.
Berangkat 25 April dan Pulang 29 April
Habis itu cakar2 google map. Cari hotel murah dan dekat dengan venue.
Yes akhirnya DAPAT  setelah perjuangan telpon langsung ke hotel juga.
Let’s check it dot…………
MY WORK MY ADVENTURE…………


Proses packing gak terlalu ribet sih.. tapi yang paling berat itu brosur. Sampai 5 kg lho..
Padahal jatah Cuma 20kg buat 2 orang. So brosur aku bagi di tas ransel aku…
Rasanya wow berat….

1st DAY
Berangkat dari rumah pukul 0615.. itu aja rasanya masih terkantuk – kantuk. hehe

Adisucipto International Airport


Flight by Air Asia jam 0830
Sampai airport sekitar pukul 0700.
Tidak sepi dan tidak ramai..
Proses pemasukan bagasi yang sedikit mengantri..
Setelah di tombang bagasi 2 orang 19,8 kg..haha
20 kg kurang 2 ons.

Lanjut dengan sarapan gudeg. Lalu minum sepuasnya sebelum masuk waiting room. Karena nanti masuk di waiting room dah gak bisa minum.
International Waiting room
Pukul 08.10 kita memasuki waiting room international flight.
Lumayan banyak..mungkin pesawat akan full. Dan sepertinya pesawat akan delay.
Pukul 08.45 kita baru memasuki pesawat.. dapat window seat. Luamayan lah dapat view..
Dan gak sia-sia. Gue bisa liat Gunung Merapi dengan jelas.. Gunung Merbabu juga. Lalu Sindoro & Sumbing.

Penampakan Gunung Merapi


Ada abang Lee Minho nampang

Pukul 1240 Alhamdulillah mendarat di KLIA2
KLIA2
KLIA2 ini isinya low cost carrier semua.. semacam air asia..
Dunia Air Asia

Setelah itu kelaperan..
Langusng makan di airport..

Yang Tau

Tom Yum


Makannya kayak ala street food gitu..
Seger banget.. ada pilihan kuah soup atau kuah tom yam.
Aku pilih kuah tom yam
Ambil beberapa bahan aja, udah full 1 mangkok super gede..
Setelah perut full.. lanjut ke KL Sentral

KLIA2-KL Sentral
Tiket KLIA2-KL Sentral

Counter tiket



Naik bus : RM 12
Bus nya ber AC super dingin.. perjalanan sekitar 1 jam
Membelah kota kuala lumpur yang padat.
Sebenernya ada urusan di KL Sentral. Setelah urusan kelar. Kita langsung menuju Seremban.
KL Sentral – Seremban
Tiket masuk ke kereta begini doang..
Peta to Seremban
By KTM/Kereta Tanah Melayu (RM 8.5)
KTM ini semacam MRT di Singapore.
Nyaman dan bersih.
Perjalanan sekitar  1jam 15 menit.
Inget perjalanan ini saya masih seret koper sana sini..hehe
Dalam KTM
Akhirnya tiba di stasiun Seremban.
Stasiunnya terletak di pusat kota. Dekat mall juga. Lalu menuju hotel Carlton Seremban.
5 ringgit doing.. karena jaraknya memang dekat 1,7km aja..

CARLTON SEREMBAN
Lobby Hotel


Standard room


Hotel ini hotel bintang 1. Dan pastinya murah di banding hotel hotel lainnya. Cuma Rp 180.000/r/n incld bfst.

Yang aku suka dari hotel ini adalah kamarnya luas.
Dan dekat dengan tempat makan.
Setelah check in dan bersih diri. Lalu cari tempat makan.
Dapatlah Secret Recipe.
Restaurant franchise gitu.. famous di Malaysia, Thailand, Singapore..
Fish baked with Mozarella
Masakannya berkualitas. Harga mahal, namun rasanya enak sekali…

Table Top at  Royal Bintang Seremban
Jadi table top itu adalah seller bertemu buyer.
Travel Agent Indonesia sebagai seller.
Travel Agent Malaysia sebagai buyer.


Di sana kami di sambut pihak kedutaan Indonesia di Malaysia. Ada hiburan music traditional Indonesia juga.
Suasana Table Top
Banyak agent Indonesia yang join :
Medan, Padang, Aceh, Jakarta, Jogja, Bali, Makassar, etc. sekitar 20 industri pariwisata.
Jadi kita menjual daerah masing-masing, demi meningkatan wisatawan.
Itu dari jam 09.00 – 15.00.

Sempat muter - muter hotel.. 
Poolnya unik...
Selfie dengan pool
Full presentasi ke client..
Setelah itu rombongan naik bus ke Melaka…
Koper kesayangan. Merah membahana
Pakai bus besar.. sekitar 1 jam..

Sampailah di Malaka….
Memasuki kota Melaka yang pertama ku rasakan adalah..
Kota cantik..
Kota bersih…
Kota sejarah…
Hotel kali ini ECO TREE

Receptio Eco Tree Hotel

View paking area & laut

Shoping area at Melaka


Hotel baru .. hotel bintang 3. Yang bagus…
Dapat view pantai, Nampak kejauhan sih…
Malam hari nya out lagi..
Pergilah ke dataran pahlawan.. semacam shopping mall. Dekat dengan alun – alun kota…
Melaka on night

Agak menyesal ke sini.. harusnya ke Kawasan bagunan merah…
Namun malam terlanjur malam..
Kita makan meggy goreng alias mie goreng,
Meggy goreng
menu restaurant
Waiternya cakep… sampai pada ngiler…wkwkw
Baru balik hotel sekitar pukul 23.30
Mari beristirahat karean esok hari sudah ada table top lagi.

Morning..
Lets have a breakfast…

Nasi Lemak


2nd TABLE TOP at NOVOTEL MELAKA
Sekalian check out… membawa koper menuju Novotel hotel. Berjarak sekitar 200 meter saja…
=Table top skip=
Table Top Melaka
Selesai pukul 15.00
Langsung menuju Johor Bahru..
Oh iya… tiap  perjalanan di temani tour guide , namanya Pak Johan…
Orang Malaysia, tapi ibunya dari Kendal, Jateng.
So masih ada keturunan Indonesia.. dia sering bawa turis Indonesia.
Ke Johor butuh sekitar 3-3,5 jam.
Jauh kan….
Siap siap tidur sepanjang perjalanan…hehe..
Tapi sepanjang perjalanan lancar.. karena lewat highway..
Jadi jalannya lebar..
Setengah perjalanan kita transit..
Di sana bagus lho ada tempat transitnya..
Kalau di Indonesia kan semacam pom bensin, kalau di sana kagak..
Tersedia banyak toilet dan orang jualan makanan ringan..
Jadi bisa jadi tempat melepas penat..
Yang aku suka dari fasilitas di Malaysia itu adalah..
Toilet perempuan dan pria selalu terpisah..
Dan surau / mushola juga selalu di pisah..
Ice cream
Di tempat transit ini saya coba roti es krim..
RM : 1.50
Rasanya tidak terlalu istimewa, lebih enak es krim Singapore yang di dekat merlion park..hehe
Yuk lanjut perjalanannya….
Setelah memasuki Johor, jalan mulai macet..
Karena jam pulang kerja..

TKL Hotel
Malam hari samapi di sini..rasanya dah capek banget… dan dapat kamar super sempit…

TKL hotel yang sempit

TKL hotel (Triple room)


Alhasil harus upgrade kamar dengan membayar selisih kamar.
Setelah memasukkan barang – barang, lanjut cari makan

Oh iya ke sana kemari dengan grab…
Murah lho naik grab  di sini..
Bisa muat banyak orang hanya dengan RM 1/km..
Memang sengaja install grab sih. Karena memang mudah, murah, dan nyaman.

Di Malaysia memang awal-awal terjadi fight dengan taxi local. Samalah seperti di Indonesia..
Namun mereka sudah berdamai. Toh rejeki gak ke mana..

JOHOR BAHRU
Malam malam bingung di mana…
Cuma muter – muter KSL Mall..
Karena banyak makanan chinese..
Where is the halal food?
Nyerah deh..alhasil balik ke dekat hotel..
Itu ada café contena.. Jadi café berkonsep container hitam.
Kakak cashier juga ramah kepada kita.
Dia tau kalau kita dari Indonesia. Dia cerita banyak tentang Johor dan memberi saran kita nak pergi kemana kalau ada waktu.
Dia bilang sih, Johor gak banyak tempat wisata di Johor. Harusnya di malaka. Hikss tambah sedih..
Semoga next bisa ke Melaka…

TOM YUM MALAYSIA
Rasanya…kuahnya…isinya…ciamikk…
Isinya lengkap ada daging sapi, ayam, cumi, udang, wortel..
Tom Yum & Nasi Goreng Seafood



Ice lemon tea
Jempol………….
Kita pesan nasi goreng seafood..
Rasanya nempel di lidah…..

Setelah kenyang, balik ke hotel..karena sudah tengah malam…
Besok tak harus bangun pagi, karena acara table topnya siang…
Jadi sebelum table top bisa jalan-jalan dulu….
Akhirnya mungkin ini namanya ada waktu senggang perlu di manfaatkan..
Yukkk halfday tour…
Langkap pertama??
CATCH THE GRAB…haha
Hotel – Abu Bakar Mosque = RM 8

Masjid Abu Bakar Johor
Sultan Abu Bakar Mosque
Masjid ini telah dibuka dengan rasminya oleh Sultan Ibrahim ibni Sultan Abu Bakar pada 1900. Masjid ini diberi nama Masjid Abu Bakar kerana mengambil sempena nama Almarhum Sultan Abu Bakar Daeng Ibrahim yang telah menitahkan pembinaannya kira-kira dalam tahun 1892 dengan perbelanjaan lebih dari $400,000.
Masjid yang dibangunkan di atas sebuah bukit kecil di tepi Selat Tebrau ini mempunyai 4 buah menara yang menyerupai beberapa buah masjid di negara-negara Asia Barat terutamanya di Mesir. Menaranya berbentuk 2 tingkat bulat di atas dan empat persegi di bawah serta berkubah. Masjid ini boleh memuatkan kira-kira 3,000 umat Islam bersolat.


Seni bentuk bangunan masjid ini telah direka oleh Tuan Haji Mohamed Arif bin Punak di bawah penguasaan jurutera Yang Berbahagia Dato' Yahya bin Awalluddin. Masjid ini juga merupakan mercutanda yang membuktikan bahawa jurutera-jurutera Melayu juga berkeupayaan membina bangunan-bangunan besar yang indah dan kukuh seperti di Eropah danTimur Tengah pada hujung abad ke-19.
Bangunannya empat persegi dan banyak dipengaruhi oleh ciri-ciri bina Islam. Masjid ini berbentuk bujur sangkar dengan 4 buah anjung yang masing-masing mempunyai menara kubah.
Cr. Wikipedia


Berhubung gak guide, cari info ya dari Wikipedia..hehe


Terletak di dekat kebun binatang. Sayiang pas ke sini sedang renovasi. Jadi beberapa bagian tertutup seng.
Jadi photo spot 5 menit aja..
Masjid ini terlihat mewah dan sederhana. Terlihat sekali ada sentuhan Inggrisnya..

Lalu di bawlah kita ke teluk…
Perbatasan Malaysia dan Singapore


Setelah itu di ajak ama abang grab ke Istana Johor..
Istana Johor Bahru
Katanya nanti bisa lihat mahkota raksasa..
Eh ternyata benar…

Mahkota
Di depan istana sudah di jaga 2 orang penjaga *terlihat seperti patung*
15 menit saja di sini… karena sudah sangat panas…………
And the last destination is shopping…
JOHOR BAHRU CITY SQUARE
Gak nyangka 2nd time ke sini…
Toko oleh-oleh di Johor Bahru City Square
Belanja cokelat, mamee, dan beberapa makanan ringan..
Karena memang ringan di bawa..jangan penuh – penuh in bagasi…..

=TABLE TOP JOHOR BAHRU=
Peserta di sini yang paling banyak. Dan paling exited. Selama table top, kami menjual new destination di Jogja.
Dan ampuh.. mereka sangat tertarik..
We display beautiful photo of pine forest, peak of becici, kalibiru, breksi, timang beach, etc.

Itulah di balik layar para pejuang pelaku pariwisata memajukan dan mengaet wistawawn masuk ke Indonesia..
Semoga acara road show melelahkan itu memberi banyak hasil bagi semua…
Thanks for all…
See you next event..