Tampilkan postingan dengan label PANTAI TIMANG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PANTAI TIMANG. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Oktober 2019

Gondola Pantai Timang, Yogyakarta


Timang Beach,  Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia

Sunday, 13 October 2019
Hai the trending beach in Jogja. Its you. TIMANG!
The most adventure beach di Gunung Kidul Regency.
Jika kamu mengunjungi pantai ini, sangatlah paket lengkap di sini kamu bisa mencoba menaiki jeep, menyebarngi lautan dengan gondola, jembatan, dan berwisata kuliner makanan laut lobster.

Pantai Timang







Dari Pusat Kota Jogja membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk sampai di meeting point jeep.
Naik Jeep sekitar 30 menit. 1 jeep muat untuk 4 orang tamu + 1 driver. Goncangan lumayan hebat, karena masih bebatuan besar.
Kanan kiri hutan pohon jati. Mohon peganggan ya. Karena goncangan ke kanan dan kiri.

Karena bawa 40 orang ke sana. Sampai sana kami bisa naik gondola secara gratis. Elah saya tidak berani kan ya..
Ini kedua kali saya ke Timang beach. Memang belum pernah coba jembatan maupun gondola.
Nyali memang belum ada naik gondola. Ombaknya kalau sampai atas, dan membayangkan yang tidak  -tidak.
Namun warga sana, meyakinkan saya untuk naik gondola.
Dalem hati, “takut, tapi mumpung di sini dan gratis”
Ku langkahkan kakiki mendekati gondola. Dan akhirnya menyebrangi lautan samudera hindia dengan gondola

Pulau Panjang





Dengan naik gondola , cukup 30 detik sampai ke pulau ini. Alhamdulillah angina dan ombak pas tidak kencang. Selama 30 detik itu aku berteriak “INDONESIA RAYA” “ALLAHU AKBAR”
Karena kagum akan lautan ciptaan Allah dan Indonesia yang indah luar biasa.
Di Pulau Panjang banyak spot foto, mas mas juga bantu untuk ambil foto. Mas mas di sini baik dan helpful.
Di pulau panjang ada bangunan sederhana untuk berteduh. Di dalamnya ada kipas angin, air mineral secara gratis.

Kedai Lobster Pak  Sis



Ini kedai satu satunya di Timang. Letaknya tidak di bibir pantai. Sekitar 20 menit menggunakan jeep. Warung makan sederhana. Muat sekitar 50 orang. Ada pilihan makan dengan kursi atau lesehan.
Yang unik, dinding kedai ini penuh dengan tulisan para pengunjung yang menuliskan nama mereka. Terlihat artistic.
Menu :lobster, udang, cumi dan ikan

Totally pengalaman nyali dan kuliner paket lengkap

Selasa, 28 Maret 2017

Pantai Timang



 Hai hai…mengisi tanggal merah .. yuk ke Pantai Timang
Pilih rute dari Panggang, untuk sampai ke Timang membutuhkan waktu sekitar 2 jam
Rute : Dr Jogja – Terminal Giwangan – Jl Imogiri Timur, Jembatan Siluk -  Panggang –arah pantai – pantai wonosari – Pantai Timang

Bisa di bilang lewat jalur selatan alias JLS (Jalur lintas selatan). Jalur ini cenderung sepi, lebar, dan pemandangan yang ciamik, dan tidak macet tentunya.
Bayar loket pertama : Rp 10.000/org
Lewat jalur bisanya itu aja,
Petunjuk ke Pantai Timang sangat lah jelas..
Sampai di permukiman penduduk (dengan jalan tak beraspal) Itu sekitar 4 km.
Jika kau tak dapat melampaui jalannya, di sana tersedia ojek motor.
Rp 30.000/motor PP
Karena jalannya berbatu, terjal. Cukup membuat baut motor kendor, perut tergoncang. Dan kita harus beristirahat sejenak.
Sering kali orang yang belakang motor, harus turun.
Banyak yang berjalan.
Setelah 2 jam perjalanan. Siang hari tiba. Kami makan siang di warung.
Lalu mendekati pantai..
Dan wow…..
Jembatan penyeberangan dan gondola tergantung di antara 2 pulau…
Biaya penyeberangan : Rp 100.000/org (Failitas :Safety belt, 1 pemandu)
Biaya gondola   : Rp 150.000 (domestic)
                                   Rp 200.000 (asing)




Pengelolaan di sini berbeda.
Jadi kalau kamu memilih berangkat dengan gondola dan pulang dengan jembatan?
TIDAK BISA………..
GONDOLA ya GONDOLA
JEMBATAN ya JEMBATAN

Sedikit aneh memang, mereka harusnya kerjasama.
Kalau gak nyebrang di jembatan, mau foto aja bayar Rp 10.000/org
Foto di pinggir aja sensasi udah wow..
Rasanya jembatan udah bergoyang naik turun, deburan ombak sampai ke atas.
Jam sudah menunjukkan pukul 15.00
Kita beranjak pulang.. takut hari mulai gelap..
3 motor + 1 mobil..
Keadaan 1 motor mulai menghawatirkan karena bau gosong. Pembonceng harus di oper ke mobil…
Dan ada tragedi ban bocor, untung ada tambal ban di kota Panggang..
Begini lah, tiap perjalanan yang jauh dan jalur yang extrem pasti selalu ada masalah.
So pastikan kendaraan kalian OK….
Sebenernya banyak cerita di sini…
But enough…
Bye…bye…